Site icon Ranchoreilly

Pepes Ikan Khas Bengkulu atau Pendap

Sebagian dari Anda pasti banyak yang belum mengenal Pendap, pepes ikan khas Bengkulu. Makanan tradisional khas Bengkulu ini memang masih jarang kita temui di Indonesia.

Makanan tradisional yang satu ini mirip dengan pepes ikan, tetapi pendap mempunyai keunikannya tersendiri. Yang tidak dapat kita temukan di pepes ikan pada umumnya, makanan ini kerap dijadikan sebagai lauk.

Sangking unik dan lezatnya makanan ini, Pendap bahkan menjadi salah satu menu favorit Presiden Soekarno. Bagi yang belum tahu banyak tentang Pendap, kita akan membahasnya di dalam artikel kali ini.

Review Pendap, Pepes Ikan Khas Bengkulu

Seperti telah dibahas sebelumnya, Pendap merupakan salah satu menu favorit Presiden Soekarno. Berikut ini review singkat tentang Pendap yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1.      Pembuatan Pepes Ikan khas Bengkulu Pendap

Pendap atau pepes ikan khas Bengkulu merupakan makanan yang terbuat dari parutan kelapa, ikan, rempah serta daun talas. Pendap mirip pepes ikan, namun dimasak dari bahan serta cara yang berbeda.

Pembuatannya dimulai dengan menghaluskan semua bumbu dan rempah. Lalu semua bumbu dicampur dengan kelapa parut hingga merata. Setelah itu kelapa parut dibalurkan secara merata pada permukaan ikan.

Lalu barulah dibalut dengan daun talas, kemudian dibungkus lagi menggunakan daun pisang, setelah itu dikukus. Karena menggunakan daun talas, proses memasaknya jadi cukup lama sekitar 8 jam.

Untuk membuatnya, jenis ikan yang digunakan tidak sembarangan, harus bertekstur daging padat. Jadi ketika dimasak ikan tidak gampang hancur serta bumbunya mudah meresap ke dalam. 

Biasanya di Bengkulu sendiri, masyarakat menggunakan ikan kakap merah, kembung, dan juga gulama sebagai bahan memasaknya. Karena ikan-ikan tersebut tidak mudah hancur pada saat dimasak.

2.      Rasa Pendap

Untuk rasa dari pepes ikan khas Bengkulu ini saat disantap, cita rasa yang dominan ialah rasa gurih diiringi dengan sensasi pedas. Sebagai lauk, makanan ini dihidangkan bersama nasi.

Perpaduan antara nasi hangat dan juga pendap semakin menyempurnakan kelezatannya. Pada masa lampau, pendap kerap kali menjadi sajian ketika upacara adat. Tetapi saat ini sudah berkembang menjadi makanan khas terpopuler.

Di wilayah Bengkulu sekaligus juga menjadi makanan yang kerap dijadikan oleh-oleh. Karena dimasak selama 8 jam membuat cita rasanya menjadi lezat dengan aroma sedap khas dari daun talas.

Tidak heran jika makanan ini memikat banyak orang, termasuk Presiden Soekarno. Kenapa dimasaknya cukup lama, itu agar zat beracun di dalam daun talas hilang ketika dikonsumsi.

3.      Manfaatnya bagi tubuh

Selain rasa dan juga aromanya lezat, pepes ikan khas Bengkulu ini juga mengandung banyak manfaat yang bagus bagi tubuh. Hal itu didapatkan dari daun talas yang mengandung sejumlah zat baik.

Antara lain seperti vitamin C, vitamin A, folat, kalium hingga polifenol. Semua zat itu bermanfaat untuk menangkal radikal bebas, meningkatkan imunitas tubuh serta mengurangi risiko penyakit kanker.

Serta penyakit jantung maupun autoimun, untuk harganya bervariasi, mulai dari 8 hingga 15 ribu rupiah. Tergantung dari ukuran yang dibeli serta jenis ikannya.

Exit mobile version