Site icon Ranchoreilly

Kuliner Docang Khas Cirebon, Makanan Favorit Para Wali

Docang khas Cirebon merupakan makanan yang difavoritkan oleh para wali songo. Sudah aja sejak era wali songo, hidangan ini masih eksis hingga saat ini bahkan menjadi salah satu hidangan terkenal di Cirebon.

Dalam satu porsi Anda sudah mendapatkan potongan lontong, irisan sayur-sayuran, serta tambahan parutan kelapa di atasnya. Lalu dihidangkan dengan tambahan kuah kacang yang terasa sedikit asam. Memiliki cita rasa otentik karena cita rasa ini tidak akan Anda temukan pada makanan lainnya.

Makanan Favorit Para Wali

Walaupun asal usul dari hidangan ini masih menjadi misteri, namun ada yang mengatakan bahwa kuliner khas Cirebon ini berasal dari zaman kesultanan Cirebon sebagai makanan rakyat jelata.

Bahkan beberapa sumber lainnya menyebutkannya sebagai hidangan berkaitan dengan tradisi spiritual dan ritual kuno. Salah satu misteri menarik dari menu khas dari Cirebon adalah cerita legenda ketika Pangeran Rengganis tidak suka kedatangan Wali Songo di wilayahnya.

Oleh karena itu Pangeran berniat untuk meracuni para wali dengan memasukkan racun ke dalam Docang. Namun, racun tersebut ternyata tidak bekerja dan para Wali memakan hidangan tersebu dan malah menyukainya.

Docang khas Cirebon yang memiliki cita rasa gurih berpadu dengan kuahnya terasa asam mampu membuat para Wali menyukainya. Bahkan sampai saat ini, hidangan dikenal sebagai hidangan yang disukai para wali.

Membuat nama hidangan ini semakin populer hingga saat ini, banyak wisatawan penasaran dengan cita rasanya yang unik dan otentik.

Kelezatan Docang, Kuliner Cirebon Yang Wajib Dicoba

Docang sendiri merupakan singkatan dari godogan kacang artinya rebusan kacang yang dihaluskan. Namun ada menyebutkan juga nama ini berasal dari singkatan bodo berarti baceman dari oncom dan kacang hijau yang dijadikan tauge.

Kuliner khas cirebon ini semakin populer karena banyak orang penasaran dengan rasa otentik yang hanya bisa ditemukan di sekitar wilayah Cirebon.

Terdiri dari potongan beberapa lontong, irisan sayur-sayuran seperti daun pepaya, tauge, daun serta daun singkong semua sayuran sudah direbus. Tidak lupa saat dalam penyajiannya docang khas Cirebon ini dihidangkan bersama remasan kerupuk berwarna putih khas Cirebon.

Sebagai pelengkap biasanya akan ditambahkan sambal cabai rawit pedas, pelanggan bisa menambahkan sesuai dengan selera masing-masing.

Masyarakat Cirebon biasanya menjadikan hidangan ini untuk santap pagi atau sarapan. Walaupun begitu banyak juga penjual yang berjualan mulai dari siang hari hingga malam hari.

Harganya juga cenderung murah, rata-rata makanan ini dijual dengan harga Rp 7000 sampai Rp 12000 saja. Sedangkan jika Anda ingin mendapatkan tambahan kerupuk biaya sesuai dengan harga ditetapkan penjualnya.

Karena kepopulerannya, Anda tidak akan sulit menemukan warung docang bahkan beberapa penjual berjualan dengan cara berkeliling.

salah satu tempat paling ramai dikunjungi pengunjung adalah Docang Wiwi yang berada di Jalan Kesambi Raya, berjarak kurang dari 1 KM dari Stasiun Prujakan.

Docang Khas Cirebon jadi salah satu makanan tradisional daerah istimewa karena difavoritkan oleh Para Wali dan tidak boleh Anda lewatkan saat sedang berkunjung ke Cirebon.

Exit mobile version